Merasa Sedikit

Mari istirahat sejenak dari siang yang tampaknya adalah mau hujan tapi nyatanya tidak jadi.  Saya malahan teringat akan sepotong kalimat dari ustadz Maulana, yang masih terekam dari cuplikan acara tadi pagi di televisi.

Kata beliau .

‘merasa sedikitlah kala memberi,
dan merasa banyaklah saat diberi’

Saya sendiri, sering ngerasa kebalik aja euy.  Dikasih apapun sama siapapun, rasanya kadang ‘kok cuma segini sih ya?

Di lain waktu, kala ngasih apapun asma siapapun, mikirnya beraat amat.  Jadi teringat perkataan entah siapa, asli lupa. Katanya kadang ngasih buat parkir enteng aja, tapi giliran ngasih buat selain tukang parkir, rasa ngga relanya ampun-ampunan.  Tambah mikir yang macem-macem lagi, ya begitulah.

Demikianlah adanya, selamat melanjutkan makan bagi yang lagi makan siang-siang, dan mari saya teruskan lagi untuk ngapa-ngapainnya.

—–

*catatan

*ya ya ngomong dan ngetik emang kadang lebih enakan daripada ngelakuinnya
*terlalu banyak pertimbangan dalam apapun sering tak baik juga
*baru nyadar tumben ga inget inpotenmen pagi2 tadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: