Menyangka Pohon Mangga

Pagi-pagi sudah rame aja di depan rumah, rumah punya orang sih, pohon mangga yang buahnya lumayan keren itu, ditebang begitu saja.  Pikiran saya pun langsung iseng, menduga yang nggak-nggak.  Ini pasti ditebang demi supaya pelindung panas dari sinar matahari barat kala sore tiba tak terhalang lagi, dengan demikian langsung menerpa dinding rumah dan panas pun tak ada penghalang lagi.

Atau jangan-jangan tak mau buah mangganya saya ambil, padahal saya cuma sekali ngebantu ngambilin buahnya yang jatuh, itupun tak dimakan, ditaro di atas pagar tembok lalu diambil oleh siapa.

Aneh sekali kadang, itu pohon punya orang, yang nebang juga orang, lha kok ya pikiran saya yang sibuk mikir yang ndak-ndak.

Setelah dikonfirmasi ama yang punya pohon dan halaman, ternyata kata beliau itu pohon Mangifera indica ditebang karena akarnya udah dalam, ditakutkan bakal ngejebol dinding sumur yang kebetulan berdekatan dengan tempat tumbuhnya pohon.  Selain itu takutnya pula kalau ada angin kenceng bikin pohon itu tumbang dan mencelakakan orang atau bikin genteng rusak.

Kadang sering gitu ya, apa yang dipikirkan tak seperti kenyataan.  Dan seringnya pula, sukanya mikir yang negatif aja.  Maka dari itulah perlunya check and recheck alias cek & ricek *halagh atas segala sesuatu yang berseliweran di otak manusia yang sering serba sok tau ini.

Demikianlah šŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: