Berenang-renang ke Hulu

Jadi sepagi hari yang dingin ini, sudah siap sedia di depan tipi, kebetulan ada ayu ting ting dan sponge bob *eh

Lupakan objek pertama yang lagi ngehits itu, beralih pada objek kedua. yaitu spons kuning yang hidup dalam lautan, mendadak teringat akan kampung saya, yang banyak sungainya.

Karena banyak sungai yang mana dulu itu jernihnya ampun sekarang kotornya lebih ampun itulah, maka berenang merupakan semacam kegiatan ekstrakurikuler setengah wajib di rumah, lah soalnya kan kalo pas nyemolung di sungai paling ngga bisa ngapung.

Proses belajar berenang itu bagi saya yang lelet ini dulu sungguh menyiksa, disamping malesnya yang ampun-ampunan. padahal berbagai peralatan dicoba sama ortu biar bisa paling nggak ga tenggelam bulat di air.  Soalnya ada beberapa kejadian anak tenggelam yang akhirnya udah dianggap biasa aja.

Nah, setelah akrab dengan ban dalam motor, kayu sepanjang dua meter, kelelep beberapa kali, akhirnya bisa juga ngapung.  Dan sungguh, sampai sekarang saya ga ngerti cara melatih para instruktur renang di kolam renang itu biar anak-anak pinter mengapung sampai melaju di kolam renang.

Jadi, mari berenang *hloh

Demikianlah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: