Kualat

Nyumpahin orang itu ga ada baik-baiknya sepertinya.  Seorang teman pernah membuktikan hal itu.  Mulutnya pas lagi rajin amat nyumpahin atasannya yang memang tampaknya super menyebalkan. Beberapa menit waktu berkunjung ke rumah, dihabiskannya dengan tak henti penuh semangat bercerita tentang ini itu bosnya dengan fasihnya, dan kebanyakan hal yang tak bagus-bagus.

Kelar bercerita, kualat kontan mendera, kunci motornya hilang.  Kebetulan hilang, dan memang hilang, raib, musnah, lenyap, walau sudah dicari kesana kemari, berjam-jam mencarinya, berkali lipat dari jumlah waktu yang dipakai untuk ngobrolin ke-apa-apa-an atasannya, dan tololnya saya juga malah ikut asik mendengarkan keburukan orang lain, tsk.

Lalu, kemudian dia-temen saya itu- berucap : “mungkin aku kualat sama atasanku, jadi sampe hilang kunci“, yang padahal kalo dipikir-pikir, ga ada hubungannya juga sih.

Setelah menyadari hal itu, apakah dia kapok ? Ternyata tidak, malah semakin deras menumpahkan serapah, katanya “gara-gara ngomongin dia nih, kunci motorku jadi ilang

Nah, lhoh..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: