Mudik : Perjuangan dan Doa

Dan ya libur tlah tiba, hore hore hore. Oke belum waktunya, tapi sebentar lagi ya beberapa hari semua orang di negeri ini pada libur bareng-bareng, sukanya main keroyokan ya, sampe libur aja musti rame-rame [-(

Intinya sebentar lagi mudik, mudik sebentar lagi intinya, sebentar lagi intinya mudik, yang niat mudik ya siap-siap.  Hasil pengamatan bertahun-tahun dilapangan maupun pandangan mata di tipi dan di media, membuat saya menarik beberapa kesimpulan atas persiapan yang sebagusnya dipersiapkan.

Pertama, rencanakan waktu mudik, jelas ini soal kapan berangkat dan tentu kapan pulangnya.  Jangan sampai inget waktu berangkat, tapi lupa waktu baliknya lagi kapan.  Atau malah cuma mikir waktu pulangnya, ga tau berangkatnya kapan, ah aneh.

Kedua, siapkan duit yang cukup. Nah, dengan budget yang tersedia, ntar jadi bisa mastiin mudik naik apa, lewat jalur mana, trus sama siapa. Lalu selain buat transportasi ya tentunya buat oleh-oleh, buat bensin, buat makan,  buat ngasih sana sini.  Ah pasti cukup lah ya.

Ketiga, Naik apakah gerangan nantinya. Kalau emang cukup pake kereta kuda dengan kusir yang baik jalannya ya bagus, ngirit.  Atau kalau cukup ya naik helikopter aja, urunan gitu sama tetangga yang satu arah.  Lebih cepat dan bebas macet pula. Lebih bagus emang pake kendaraaan pribadi, baik mobil maupun motor, kan bisa stop dimanapun jikalau mau istirahat dan lebih lapang nentuin waktu perjalanan.

Keempat, Mudik sama siapa.  Ini juga penting, karena kalau banyakan orangnya, tentu lebih banyak yang harus dibina, eh maksudnya di atur supaya ga ada yang ketinggalan dalam rombongan macam dalam film Home Alone gitu.

Kelima, Barang bawaan.  Secukupnya saja lah, yang jelas bawa pakaian secukupnya, semua serba secukupnya, toh ga lama-lama kan mudik, masa sampe sebulan, kapan kerjanya lagi, eh kecuali emang rencana mudik selamanya alias menetap di kampung jadi petani misalnya, itu tak mengapa.

Keenam, Pastikan keamanan, ya keamanan kendaraan, keamanan diri, dompet dijaga, bawang bawaan diamankan, rumah digembok,  kompor dimatikan.

Ketujuh, Ini mungkin yang terpenting. Jaga kesehatan dan kebugaran tubuh, terutama bagi yang bawa kendaraan sendiri. terkait dengan hal ini, jangan lupa bawa makanan secukupnya untuk di jalan, ya ga usah yang berat-berat, yg simpel aja seperti yang dibawah ini misalnya

ga usah pake bawa-bawa es buah semacamnya, itu bisa di beli di jalan jikalau perlu

Kedelapan, Yang penting di atas segalanya, ya tentu saja berdoa, supaya selamat sampai tujuan dan kembali pulang dengan selamat pula.

Oke ya, have a nice travelling, have a nice journey, have a nice flight, hati-hati dijalan, dan selamat mempersiapkan perjalanan !

\m/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: