Belajar Membaca

Hey, hari boleh saja melarut malam, berhias bergelas kopi dan hitam jalanan.  Sepi pun silakan saja meraja semena-mena.  Tapi pikiran harus tetap terang rupanya.  Membaca berpuluh cerita di ranah semenanjung ini.  Seluas hidup yang tak kurang-kurang makna.

Em mungkin lupakan saja separagraf tulisan di atas, mencoba menyusun syair ternyata masih sulit dilakukan bagi saya yang kurang membaca banyak ini.

Intinya adalah, senang saja membaca segenap tulisan dengan beraneka warna disini, bertebaran indah dengan segala wujud yang dimaui penciptanya.  kalian memang para penulis hebat, harus belajar banyak lagi saya dari sini rupanya.

Apalagi saya yang suka dengan model cerita apa saja, tentang apa saja, diceritakan dengan gaya gimana saja, semua ada sisi menariknya.  Semua bercerita dengan caranya masing-masing.  Dan untuk menuliskannya itu pun, perlu mikir yang kadang tak sebentar bukan?

Makanya teruslah bercerita, biar saya juga bisa terus membaca.  Dan belajar untuk bisa membaca lebih baik lagi.  Maka dari itu terimakasih buat semua-mua yang memberi hidangan terbaik bagi mata dan hati saya.

Demikianlah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: