Pagi

Tak perlu hal ribet untuk mensyukuri hidup ini, kadang cukup hanya dengan berdiam diri beberapa detik sesaat setelah mata membuka dan menatap dunia kecil kita, lalu resapi nafas yang bisa dihirup dalam-dalam, dan menyadari kalau semua baik-baik saja.

Jikalau sempat melangkahlah ke jendela, lihat langit fajar yang perlahan memerah dan menyisakan titik bintang yang setia di sudut timur langit, lukisan indah yang hanya bisa dinikmati saat menjelang pagi.

Kalaulah punya waktu, pergilah ke halaman, biarkan telapak kaki menjejak rerumputan sambil membelai lembut buliran embun yang melapisi awal hari.

Merasakan dunia masih ada dan siap menyambut adanya kita, adalah selalu bisa dijadikan alasan untuk bisa tersenyum dan bersyukur masih diberi kesempatan satu hari lagi untuk merasakan hangatnya mentari yang perlahan bangun dari ufuk dan menyapa setiap penghuni bumi tanpa terkecuali.

Untuk pagi ini, terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: