Cinta Semena-mena

Woi kamu, apakabarnya ? Lama tak jumpa rasanya, walau baru saja kemarin berganti kata bertukar sapa

Sadar saja ini adalah takdir yang mempertemukan aku dan kamu, biar saja, dan ini pasti bukan cinta, sama sekali tidak, dan jangan sampai begitu.
Aku memang begitu, mohon maklum saja, seharusnya..

.
Katamu kita makin dewasa, tapi ternyata tidak, cuma emosi sesaat, dan cenderung sesat
Walau kau pernah sangat dekat pada jantungku, nyaris tak berjarak
dan bisa kurasakan jantungmu berdetak, kadang lenyap,
tapi itu tak perlu..

.
Paling-paling kembali tentang hujan, petir, guntur, langit yang berdarah dan muka penuh amarah nantinya,

Sudahlah nikmati saja jikalau itu yang kau maksud cinta, yang sangat tidak nyata selain tusukan jarum berkarat yang jauh menembus ke lapisan terdalam otak, mungkin menyobek lebar-lebar.

.
Sekali lagi tak usah dirubah, biar saja bias,
bukankah maunya sedari awal juga begitu
menikmati rembesan darahku yang sudah menyatu dengan kulitmu,
dan mari kita hirup bersama-sama di bumi datar di bawah badai

Cuma aku dan kamu, yang kuhisap tanpa daya..

.

*cerita semena-mena berdasarkan lagu Roots bloody roots, Sepultura feat Luciano Pavarotti

Advertisements

One Response to “Cinta Semena-mena”

  1. adit-nya niez Says:

    Manggil saya oom? :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: