Tak kan Pernah Mengerti

Bagaimana jika, kita ikat malam ini, bukan dengan rindu, tidak dengan cinta, tapi cukup dengan melukis wajah di atas langit, dengan mozaik bintang yang kita bentuk bersama-sama.

Dann kita sambung memori perjalanan sepanjang siang tadi, dari tinta asap knalpot yang tak kentara, atau bagaimana jika nafasmu kujadikan hiasan untuk bekal mimpi dinihari nanti.

Baiklah aku tahu kau resah, walau senyum tak henti menyambung waktu. Kau juga sempat berlagu, juga bersenandung ragu. Tapi kita memandang ke arah yang sama bukan ? Kabut tipis yang tak juga hilang, tapi pikiranmu seakan lenyap didalamnya.

Hey, kaulah yang terbaik, yang terindah.
Apapun kata butiran pasir tadi, laut juga tak kan pernah mengerti.
Tak kan pernah me-nger-ti.

 

Advertisements

One Response to “Tak kan Pernah Mengerti”

  1. adit-nya niez Says:

    Swiiw wiiit… 😳

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: