Tinggal delapan menit

Tinggal delapan menit waktu yang tersisa, untuk mengupas semua rindu, mengungkap semua indah mengusir semua perih.  Tapi terasa lama saja waktu meruah ke segala arah.

Kau yang disana, dan kau yang entah ada dimana.
Adalah sesuatu terindah yang pernah diresapi oleh panca indera,
dan terimakasih atas segalanya, atas udara yang berhasil kau tiupkan dalam setiap hela nafas dan dalam setiap titian langkah.

Satu menit saja berlalu begitu cepat lagi.
Aku harus beranjak, kembali dalam sadar.
Tetaplah bersinar pada dunia,
Jadi,
aku harus beranjak sementara

selamat pagi

:D/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: