Makan tuh cinta !

Makan tuh cinta !  Kata-entah-siapa, sebuah frase yang lumayan sering saya baca atau dengar entah-dimana jikalau seseorang yang berniat mengikat hubungan hidup dan mati dengan pasangannya.

Atau sebuah kalimat rada sinis bin satir alias ga ada enak-enaknya didenger bagi yang lagi kasmaran, yaitu kalimat tanya berupa … “memangnya bisa hidup cuma bermodal cinta ?”

Bagi saya sih, kenapa tidak. Kalau bisa malah mengangguk tenang, namun pasti.
Justru makanan utama dalam hidup ini adalah cinta, apalah hidup ini tanpa ada satu kata yang satu itu, ah itu juga kata seseorang-entah-siapa.

Lalu, sebuah tanya di atas itu. Memangnya bisa hidup.
Ya bisa lah, lha orang yang mungkin ga kenal dengan rasa cinta saja bisa hidup, kenapa kalau kita yang diberi modal begitu keren gitu malah berpikir ga bisa ?
Orang boleh pesimis, kita dong musti optimis.

Jadi gini teorinya.
Jikalau benar-benar meyakini sesuatu yang kau yakini benar, so perjuangkan lah. 
Dan jelas lah ujung-ujungnya, manalah kita mau hidup sengsara, beh istilah yang ga keren, mana mau hidup ga nyaman, apalagi sampai tega kalau seseorang- yang diperjuangkan setengah ampun untuk dimiliki, untuk mendampingi dalam mengarungi hidup- hidup menderita dalam gubuk derita *halagh*.  Tentu tidak toh ?

Hidup ya untuk  menikmati hidup, bersama orang, atau orang-orang yang tercinta.
Dan semua itu, sangat bisa berawal cuma dari modal cinta doang.

Jadi, mengertikah sampeyan ?
EH, ndak ngerti ?
Kasian sekali saya ya, udah susah-susah ngejelasin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: