keinginan anak

Anak lelaki adalah pangeran.
Anak perempuan adalah tuan puteri.

Orangtua, cenderung mengiyakan saja, menyetujui apa pun permintaan anak-anaknya, secara langsung maupun tidak langsung.

Yang tak fikir panjang sih, apa yang dimauinya, sepanjang mampu mengabulkan, dan masih logis untuk disetujui, ya kabulkan.

Kalau tak mampu meng-oke-kan detik itu juga, ya biasanya disimpan saja dalam hati, lalu diiyakan suatu saat. Orangtua pasti ingat.

Masalahnya, kadang anak yang tak tahu, tak sadar kemampuan orangtuanya, meminta sesuatu tanpa mikir. Kadang prihatin, baca berita, gara-gara tak dibelikan motor, malah minggat, atau malah tega ngebunuh orangtua. Atau minggat gara-gara tak dibelikan blekberi. Ah Gila ya. Orangtua gitu lhoh.

Ga sadar, kalau kita tak kan bisa hadir di dunia tanpa mereka. Jadi ya pinter-pinter anak lah, mengerem keinginannya. palagi kadang cuma gara-gara gengsi dan tekanan teman. Apapun alasannya, meminta ke orangtua tanpa mikir logika, salahlah si anak, sangat salah, dan harus salah.

Apapun kehendak kita, tak patutlah memaksa orangtua untuk selalu mengabulkannya, walau pasti di hati terdalam mereka, tak pernah ada kata tidak buat anak-anak tersayangnya. Walau tak selalu hal itu diungkapkan mereka, selalu dipendam saja.

Satu hal yang seharusnya diingat, bukan meminta kita pada orangtua, tapi memberi lah yang pantas untuk mereka.

Beda dengan kasus teman saya, kebetulan bapaknya orang yang berkecukupan, pas putranya yang baru sekolah dasar berkeinginan ingin mobil truk. Tanpa banyak basa basi, Besoknya sebuah truk beneran, terparkir dengan manisnya di depan rumah. Nah, kalo soal yang ini mah lain soal, ga bisa ditiru. Biarin aja udah. Walau itu truk ya akhirnya terparkir begitu saja tanpa dipake.

😀

 

Advertisements

One Response to “keinginan anak”

  1. Denuzz BURUNG HANTU Says:

    haha … untuk pajangan aja kali tu truk …
    anak dan orang tua adalah satu kesatuan, tidak ada salahnya jika orang tua menurui mahu anaknya jika mereka mampu sebagai tanda bukti bahwa mereka menyayangi anak-anaknya dengan sepenuh hati …
    sebaliknya …
    salah satu cara anak untuk bahagiakan dan tunjukkan kasihnya kepada orang tua adalah dengan membuat orang tua banga dengan apa yang mereka inginkan …
    contoh: jika tuh anak mau truk seperti kasus ini, bualah orang tua bangga kepada anak tersebut dikala dewasa saat anak teresebut telah memiliki sebuah pabrik truk raksasa … ngerti kan, kak?

    Semoga persahabatan kita tidak lekang oleh waktu dan tidak terbatas oleh ruang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: