Novel

Lelaki itu menutup lembaran terakhir novel yang dibacanya dengan berat hati, tambah menghela napas pula.  Ada-ada saja.

Wanitanya yang duduk disampingnya menatapnya heran, tak bisa menahan diri untuk bertanya.

“Kenapa sih, bang ?  Ceritanya ga seru ?”
“Seru sih, tapi lagi-lagi harus berakhir..”  Jawab sang lelaki apa adanya, sambil meletakkan novelnya dengan gaya tak rela.
“Lah, tiap bagian cerita memang harus ada endingnya, kan ?” Tukas si wanita.
“Iya sih, tapi kan mestinya ada cerita yang terus saja ada, tanpa harus ada endingnya..”  Kata si lelaki semau-maunya.
“Eh, memang ada gitu, bang ? ”  Tanya si wanita lagi, sambil menatap lelakinya.
“Ya ada.  Satu sih, tapi belum sempet diterbitin dan belum beredar luas..”
“Judulnya.. ?” Ada nada penasaran sekarang.
“Cerita Cinta Kita..”  Jawab yang ditanya sambil tersenyum.

Lagi-lagi si wanita cuma bisa tersipu, sambil lempar-lempar buku ke udara..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: