Pertemuan Lima Menit

Hujan baru saja mulai rajin, saat motor hitam keluaran tahun 2003 itu sampai jembatan penghubung jl. dr. sardjito dan am. sangaji.

memelankan laju motor lalu turun, mengambil ponco pinjaman berwarna biru di bawah jok.  Memasangkannya dengan cepat.

Motor melaju lagi, berbelok langsung ke kiri, lalu lurus saja.  Sampai tugu sudah lampu hijau, dan lurus lah lagi.  Sementara hujan makin menderas.  Jalanan penuh, dengan bis, motor, mobil, becak, sepeda motor – dan juga motor hitam itu tentunya.

Tak terasa, berbelok ke kanan, ke badan jalan Malioboro, lalu lurus saja.  Hujan benar-benar makin giat saat motor itu menyelinap di antara parkiran yang begitu padatnya dan manusia yang tak mau kalah memadat.

Masuk saja, menyelinap di antara orang-orang.  Lalu memencet-pencet henpon.  Meng-sms seseorang.  Lalu menelepon.

“Dimanakah kalian ? Saya di teras Beringharjo..”

Lima menit saja.  Lalu dua sosok gadis cantik menghampiri lelaki kurus yang memarkirkan badannya di depan tempat sampah.

Lalu ada salaman, ada sapaan, ada ajakan, ada senyum, ada pertemuan.
Cuma sesaat, karena perjalanan harus dilanjutkan katanya, kata mereka.

Ya ya ya ya saya bertemu dengan Capella dan NuningKemuning, pas hujan deras melanda Jogja, beberapa jam yang lalu.

Makasih sudah bertemu, dan hati-hati di jalan

:D/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: