Kawan akrab dan Tamu

Saya baru beberapa bulan numpang tinggal di kota yang berada ditengah-tengah pulau Jawa ini.  Tapi rasanya sudah lama aja akrab dengan penghuninya.  beberapa kali berjumpa dan ngobrol dengan mereka-mereka ini, dan tetap saja rame.  Jadi istilah L4 itu bener-bener terasa, ya betul Lu Lagi Lu lagi hehe.

Dan tadi malam, sabut malam alias malam minggu.  Lagi-lagi mempertemukan oknum-oknum ngerumpi ini lagi.  Dalam tema yang mirip dengan beberapa saat yang lalu, yaitu menemui tamu kehormatan dari jauh, yaitu PLUM, yang konon katanya lagi acara mendatangi acara salah satu temanya *halah mbulet*

Selepas isya, saya beranjak dengan abe si anakost yang berkualitas itu, menuju daerah Dagen, kawasan tempat simbok venus nginep beberapa waktu yang lalu itu.  Menemui sang tamu.  Jadilah empat anak muda itu *heheh dilarang protes * menyusuri Malioboro karena konon sang tamu dan seorang temannya yang bernama Putri dan konon juga suka buka ngerumpi dot kom tapi masih belum pede untuk nulis disitu katanya.

Gerimis menemani langkah di sepanjang emperan yang masih dan bertambah rame itu.  Pilihan nongkrong pun akhirnya jatuh di Lesehan deket Kepatihan.  Ah ya di pertengahan jalan ikut bergabung Sabishigaru.  Dan ajaib, selalu begitu, sabhi yang konon dicari2 oleh Plum yang sama sekali belum ketemu sebelumnya ya langsung akrab saja giti, seperti bertemu kawan lama, ah bertemu anggota keluarga mungkin lebih tepat.

Makan dan ngobrol makin rame saja karena di temeni mas-mas yang ngamen, lumayan bisa rekues lima lagu.  ‘mau dibawaaa kemanaaa hubungan kitaaa..‘ lagu penutupnya.
Sudah mau bubar, eh datang lagi MasBejo yang pinter itu ikut bergabung, seperti biasa dengan onthel khasnya.  tak lama lalu diputuskan untuk nyambung obrolan di.. ya betul sekali The Myth alias demit menjadi pilihan favorit lagi pada akhirnya.

Tak terasa ngobral ngobrol sampe sang tamu pengen istirahat karena mau menjalani ritual Sunday Morning pagi ini katanya, pamitan, salaman.  Lalu kembali ke tempat masing-masing dengan aman.

Itulah, ritual yang menarik.  bertemu anggota keluarga ngerumpi, menerima tamu disini.  Ah sebenarnya siapapun yang datang dan bertemu disini, seperti tak seorang tamu, tapi ya benar-benar seperti anggota keluarga yang sudah akrab dari entah kapan.

Abe aja mengakui, bahwa tidak pernah berjumpa orang yang belum ditemui sebelumnya, lalu pas ketemu langsung bisa akrab.  Ya itulah keajaiban sebuah persahabatan yang dibangun dari dunia maya dan berlanjut ke dunia nyata.  Ah ya sayang kali ini anggota tetap tim penyambutan seperti Chiill dan Cyraflame tak bisa datang karena sesuatu dan lain hal.

Hayo siapa lagi warga ngerumpi yang mau bertamu ke kota Jogja ? ditunggu kedatangannya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: