Mari Bersepeda

Pagi-pagi, di twitter, eh saya lagi belajar twiitteran lhoo *info ga penting*

Ada yang tak sengaja membuat pengakuan kalo dirinya, eh diri mereka tepatnya -soalnya lebih dari dua tuh-, ga bisa naik sepeda.  Katanya..

Lalu, apakah hal itu membuat mereka sedih, tak berdaya, nelangsa ? Hanya gara-gara gak bisa naik sepeda ? Nggak lahh. 
siapa tau mereka malah gape nyetir pesawat, who knows ?

Kenapa oh kenapa ?
Karena eh karena, bersepeda atau apapun yang kita tidak bisa, hanya sebagian kecil, cuma sekelumit dibandingkan dengan kebisaan-kebisaan kita yang lain, kan ?

Kadang kita disibukkan dengan hal-hal kecil, hingga lupa bersyukur bahwa kita banyak memiliki hal-hal yang jauh lebih besar dibanding dengan hal-hal yang remeh temeh.

Jadi, mari belajar bersepeda.
Eh,, maksudnya mari menyukuri apa-apa yang sudah kita bisa, apa-apa yang telah kita punya, dengan tetap berusaha mempelajari apa yang kita senangi.

Ok ?
Nah, selamat pagi,
selamat menyusuri hari

🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: