Tiga Tante

Kemarin pas perut menyatakan diri berkoalisi dengan otak untuk memerintahkan kaki saya melangkah menuju warung di sudut jalan atas desakan sang perut.

Sambil menunggu antrian, saya iseng melihat-lihat kertas karton bertuliskan menuyang tertempel di dinding warung.

Dan salah satu menu yang langsung membuat mata saya fokus adalah Mi Goreng Tante.
Hmmm otak saya langsung membayangkan yang lezat-lezat, yang nikmat-nikmat,
Menunya maksud saya, bukan bagian ‘Tante’nya.

Akhirnya saya penasaran, apa pula itu maksudnya.
Ternyata itu singkatan dari Mi Goreng Tanpa Telor,
Yaelah, kalo menu gituan mah, udah nyaris tiap hari bikin πŸ˜€

EH itu batu satu tante ya,
tante yang kedua dan ketiga, perasaan sudah pernah saya ceritakan,
baiklah akan saya ceritakan ulang.

Di salah satu folder komputer saya, ada dua file yang mengandung kata tante.
Yang pertama adalah Tante Sur,
Yang kedua adalah Tante Urat.

Tapi sebenarnya dua-duanya mempunyai arti yang sama,
karena itu ulah sebagian rekan di kantor yang suka menamakan file semena-mena.

Jadinya ya begitulah,
Tante Sur dan Tante Urat adalah kepanjangan dari Tanda Terima Surat.

Demikianlah adanya.

πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: