Banyak Anak banyak Rejeki ?

Kalimat di atas, benarkah ?
Kalo menurut saya sih, sangat benar adanya.

Ini adalah berdasarkan pengamatan langsung pada beberapa keluarga besar.

Tapii, ada tapinya.  Keluarga dengan banyak anggota keluarga itu selain dituntut mampu mengelola kerajaan kecilnya, juga harus bisa menjaga apa-apa yang menjadi sumber makanan keluarganya.

Beberapa keluarga besar yang saya amati, malah bukanlah dari orang yang serba berkecukupan, malah hidupnya bisa dibilang sederhana.  Tapi semua anaknya bisa sukses dan berhasil pas udah gede-gede.

Ada yang bilang ngatur satu anak aja ribet, apalagi banyak.
Teorinya begitu.  Nyatanya nggak.

Logika yang bisa diterima sih, knapa bisa jadi banyak anak banyak rejeki adalah.
Karena banyak yang diurus, otomatis orangtuanya harus lebih giat lagi bekerja, cari nafkah supaya keluarganya bisa hidup layak.  Bukannya begitu ?

Tapi kalo nantinya ada yang berkeluarga dan memutuskan untuk berkeluargaberencanasejahteradengan cukupanakduasaja, ya nggap apa-apa.
Toh hak prerogatif untuk merencanakan bagaimana sebuah keluarga kedepannaya adalah pendiri keluarga itu sendiri.

Walaupun satu hal yang harus diingat, bahwa pengatur soal kehidupan ini adalah Sang Pencipta. Gitu aja ๐Ÿ™‚

Sebenarnya sih rejeki yang dimaksud selain berupa materi adalah lebih ke anak itu sendiri, yang merupakan rejeki, anugerah dan titipan dari-Nya.
Bukannya do’a dari anak yang shaleh merupakan amal yang tak terputus setelah orangtuanya meninggalkan dunia ini . ๐Ÿ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: