Sederhana Saja

Kau fikir,
Apa alasanku untuk hidup, melangkah, tertawa dan bercerita dengan riang.
Apa alasanku untuk bangun dan menghirup udara pagi yang selalu terasa segar memenuhi rongga hidungku.

Kecantikanmu ? ahaha bukan, sama sekali bukan. Kalaupun ada, ya itu opsional. Lagian siapa juga yang tak mengakui karya indah sempurna Sang Pencipta sepertimu ? Manusiawi bukan ?

Atau kecerdasanmu. Yang selalu berhasil menundukkan kepalaku dalam-dalam, apalagi saat argumenmu memuai deras lepas dari otakmu, tak ada lagi bantahan yang bisa terbalaskan.

Memang cuma satu kalimat sederhana.
Karena kau, ya kau.  Cuma kau.
Potongan mozaik yang membuat dunia ini terasa lengkap dan sempurna.

Itu saja, sesederhana itu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: